{"id":10849,"date":"2026-01-09T23:29:09","date_gmt":"2026-01-09T15:29:09","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/"},"modified":"2026-01-09T23:29:09","modified_gmt":"2026-01-09T15:29:09","slug":"uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/","title":{"rendered":"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6)"},"content":{"rendered":"<p>UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa standar untuk menggambarkan desain sistem perangkat lunak. Karena UML menggambarkan sistem waktu nyata, penting untuk membuat model konseptual dan secara bertahap membangunnya. Model konseptual UML dapat dikuasai dengan mempelajari tiga elemen utama berikut:<\/p>\n<p><img alt=\"Free UML Tool\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/05-use-case-diagram.png\"\/><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Blok Bangunan UML<\/strong><\/li>\n<li>Aturan untuk menghubungkan blok bangunan<\/li>\n<li>Mekanisme umum UML<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Blok Bangunan UML<\/h2>\n<p>Blok bangunan UML dapat didefinisikan sebagai:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Benda<\/strong><\/li>\n<li><strong>Hubungan<\/strong><\/li>\n<li><strong>Diagram<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<h3>Benda<\/h3>\n<p>Benda adalah blok bangunan paling penting dalam UML. Mereka dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Benda Struktural<\/strong><\/li>\n<li><strong>Benda Perilaku<\/strong><\/li>\n<li><strong>Benda Pengelompokan<\/strong><\/li>\n<li><strong>Benda Anotatif<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<h4>Benda Struktural<\/h4>\n<p>Benda struktural mendefinisikan bagian statis dari model. Mereka merepresentasikan elemen fisik dan konseptual. Benda struktural dalam UML meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kelas<\/strong>: Mewakili kumpulan objek yang memiliki tanggung jawab serupa.<\/li>\n<li><strong>Antarmuka<\/strong>: Menentukan kumpulan operasi, yang menentukan tanggung jawab suatu kelas.<\/li>\n<li><strong>Kolaborasi<\/strong>: Menentukan interaksi antar elemen.<\/li>\n<li><strong>Kasus Penggunaan<\/strong>: Mewakili kumpulan tindakan yang dilakukan oleh suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu.<\/li>\n<li><strong>Komponen<\/strong>: Menggambarkan bagian fisik dari suatu sistem.<\/li>\n<li><strong>Node<\/strong>: Elemen fisik yang ada saat berjalan.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Hal-Hal Perilaku<\/h4>\n<p>Hal-hal perilaku terdiri dari bagian dinamis dari model UML. Hal-hal perilaku dalam UML mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Interaksi<\/strong>: Terdiri dari sekelompok pesan yang ditukar antar elemen untuk menyelesaikan tugas tertentu.<\/li>\n<li><strong>Mesin Keadaan<\/strong>: Menentukan urutan keadaan yang dilalui suatu objek sebagai respons terhadap peristiwa.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Hal-Hal Pengelompokan<\/h4>\n<p>Hal-hal pengelompokan dapat didefinisikan sebagai mekanisme untuk mengelompokkan elemen-elemen model UML bersama. Satu-satunya hal pengelompokan yang tersedia dalam UML adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Paket<\/strong>: Mengumpulkan hal-hal struktural dan perilaku.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Hal-Hal Anotasi<\/h4>\n<p>Hal-hal anotasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme untuk menangkap catatan, deskripsi, dan komentar dari elemen model UML. Satu-satunya hal anotasi yang tersedia adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Catatan<\/strong>: Digunakan untuk menampilkan komentar, batasan, dll. dari elemen UML.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Hubungan<\/h3>\n<p>Hubungan menunjukkan bagaimana elemen-elemen saling terkait dan menggambarkan fungsi suatu aplikasi. Empat jenis hubungan dalam UML adalah:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Ketergantungan<\/strong>: Hubungan antara dua hal di mana perubahan pada satu elemen memengaruhi yang lain.<\/li>\n<li><strong>Asosiasi<\/strong>: Sekumpulan tautan yang menghubungkan elemen-elemen model UML, menjelaskan berapa banyak objek yang terlibat dalam hubungan tersebut.<\/li>\n<li><strong>Generalisasi<\/strong>: Hubungan yang menghubungkan elemen khusus dengan elemen umum, menggambarkan hubungan pewarisan.<\/li>\n<li><strong>Realisasi<\/strong>: Hubungan di mana dua elemen terhubung, di mana satu elemen menggambarkan tanggung jawab tertentu yang belum diimplementasikan, dan elemen lainnya mengimplementasikannya (misalnya, antarmuka).<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Diagram UML<\/h3>\n<p>Diagram UML adalah representasi visual dari blok bangunan UML dan hubungan-hubungannya. UML 2.x terbaru mendukung<a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/overview-of-the-14-uml-diagram-types\/\">14 jenis diagram<\/a>:<\/p>\n<p>Berikut adalah referensi terhadap jenis diagram yang sesuai di Visual Paradigm, dengan URL yang tertanam dalam nama diagram:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-class-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Kelas<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-object-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Objek<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-use-case-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Kasus Penggunaan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-sequence-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Urutan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-communication-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Komunikasi<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-activity-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Aktivitas<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-state-machine-diagram\/\">Diagram Statechart<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-deployment-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Penempatan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-component-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Komponen<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-composite-structure-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Struktur Komposit<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-package-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Paket<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-timing-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Waktu<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-interaction-overview-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Gambaran Interaksi<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-profile-diagram\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Diagram Profil<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Diagram-diagram ini membantu memvisualisasikan, menentukan, membangun, dan mendokumentasikan artefak dari suatu sistem berbasis perangkat lunak.<\/p>\n<p>Secara ringkas, blok bangunan UML, hubungan, dan diagram bekerja sama untuk memberikan cara komprehensif dalam memodelkan dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak. Memahami elemen-elemen ini sangat penting untuk merancang dan berkomunikasi arsitektur serta desain perangkat lunak secara efektif.<\/p>\n<h2>Referensi<\/h2>\n<p>Berikut adalah daftar referensi untuk belajar <a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/what-is-uml\/\">Visual Paradigm untuk UML<\/a>, dengan URL yang tertanam dalam nama:<\/p>\n<p>Berikut adalah daftar referensi UML yang tertanam dengan URL dalam format markdown:<\/p>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/solutions\/free-web-based-uml-software\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perangkat Lunak UML Berbasis Web Gratis<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Blok Bangunan dan Diagram UML (UML 2.6)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/solutions\/free-visual-paradigm-online\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Visual Paradigm Online Gratis<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/editions\/community\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perangkat Lunak Pemodelan UML Gratis \u2013 Edisi Komunitas Visual Paradigm<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/category\/uml\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Arsip UML \u2013 Panduan Visual Paradigm<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/uml-a-comprehensive-guide\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">UML \u2013 Panduan Komprehensif<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/circle.visual-paradigm.com\/docs\/uml-and-sysml\/class-diagram\/how-to-draw-a-class-diagram-in-uml\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Cara menggambar Diagram Kelas dalam UML<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/guide\/uml-unified-modeling-language\/uml-class-diagram-tutorial\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Tutorial Diagram Kelas UML<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/solutions\/free-uml-editor-online\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Editor UML Gratis Online \u2013 Visual Paradigm<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/circle.visual-paradigm.com\/docs\/uml-and-sysml\/use-case-diagram\/how-to-draw-a-use-case-diagram-in-uml\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Cara menggambar Diagram Kasus Penggunaan dalam UML<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/download\/community.jsp\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Alat UML, SysML &amp; ERD Terbaik [Selamanya GRATIS, Unduh Sekarang]<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/stackoverflow.com\/questions\/15376\/whats-the-best-uml-diagramming-tool\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Apa alat pembuatan diagram UML terbaik?<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/solutions\/free-online-uml-tool\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Alat UML Online Gratis<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa standar untuk menggambarkan desain sistem perangkat lunak. Karena UML menggambarkan sistem waktu nyata, penting untuk membuat model konseptual dan secara bertahap membangunnya. Model konseptual UML dapat dikuasai dengan mempelajari tiga elemen utama berikut: Blok Bangunan UML Aturan untuk menghubungkan blok bangunan Mekanisme umum UML Blok Bangunan UML Blok bangunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10850,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-10849","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","loop-entry","clr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa standar untuk menggambarkan desain sistem perangkat lunak. Karena UML menggambarkan sistem waktu nyata, penting untuk membuat model konseptual dan secara bertahap membangunnya. Model konseptual UML dapat dikuasai dengan mempelajari tiga elemen utama berikut: Blok Bangunan UML Aturan untuk menghubungkan blok bangunan Mekanisme umum UML Blok Bangunan UML Blok bangunan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-09T15:29:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png\" \/><meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1170\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"658\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/\",\"name\":\"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png\",\"datePublished\":\"2026-01-09T15:29:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-09T15:29:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png\",\"width\":1170,\"height\":658},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\",\"name\":\"Visual Paradigm Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpadminuser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog","og_description":"UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa standar untuk menggambarkan desain sistem perangkat lunak. Karena UML menggambarkan sistem waktu nyata, penting untuk membuat model konseptual dan secara bertahap membangunnya. Model konseptual UML dapat dikuasai dengan mempelajari tiga elemen utama berikut: Blok Bangunan UML Aturan untuk menghubungkan blok bangunan Mekanisme umum UML Blok Bangunan UML Blok bangunan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/","og_site_name":"Visual Paradigm Blog","article_published_time":"2026-01-09T15:29:09+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png","type":"","width":"","height":""},{"width":1170,"height":658,"url":"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/cdn-images.visual-paradigm.com\/solutions\/freeumltool\/14.1\/05-use-case-diagram.png","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/","name":"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6) - Visual Paradigm Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png","datePublished":"2026-01-09T15:29:09+00:00","dateModified":"2026-01-09T15:29:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png","contentUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/05-use-case-diagram-1.png","width":1170,"height":658},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/uml-building-blocks-and-diagrams-uml-2-6\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blok Bangunan UML dan Diagram (UML 2.6)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/","name":"Visual Paradigm Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpadminuser\/"}]}},"modified_by":"Admin","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10849","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10849"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10849\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}