{"id":11265,"date":"2026-01-10T08:11:27","date_gmt":"2026-01-10T00:11:27","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/"},"modified":"2026-01-10T08:11:27","modified_gmt":"2026-01-10T00:11:27","slug":"beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/","title":{"rendered":"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online"},"content":{"rendered":"<h2>Pendahuluan<\/h2>\n<p>Diagram penempatan merupakan alat penting dalam rekayasa perangkat lunak yang memungkinkan Anda memvisualisasikan dan memahami bagaimana komponen perangkat lunak dan elemen perangkat keras berinteraksi dalam suatu sistem. Mereka membantu Anda merencanakan penempatan aplikasi perangkat lunak Anda di berbagai server, perangkat, dan lingkungan. Dalam panduan pemula ini, kami akan memperkenalkan Anda pada diagram penempatan dan menunjukkan cara membuatnya menggunakan Visual Paradigm Online, alat pembuatan diagram yang ramah pengguna dengan berbagai template dan contoh.<\/p>\n<h2>Apa itu Diagram Penempatan?<\/h2>\n<p>Diagram penempatan dalam rekayasa perangkat lunak adalah jenis diagram UML (Bahasa Pemodelan Terpadu) yang menggambarkan penempatan fisik komponen perangkat lunak pada node perangkat keras. Diagram ini memberikan tampilan tingkat tinggi dari arsitektur sistem, menunjukkan bagaimana modul perangkat lunak, basis data, dan elemen lainnya didistribusikan di sepanjang server, komputer, dan perangkat. Diagram penempatan sangat penting untuk perencanaan, komunikasi, dan dokumentasi dalam proyek pengembangan perangkat lunak.<\/p>\n<p><img alt=\"Deployment Diagram\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/deployment-diagram-software.png\"\/><\/p>\n<h2>Memulai dengan Visual Paradigm Online<\/h2>\n<p>Sebelum kita memulai membuat diagram penempatan, mari kita mengenal Visual Paradigm Online:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Daftar atau Masuk<\/strong>: Jika belum, daftar akun Visual Paradigm Online atau<a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/login.jsp\">masuk<\/a>jika Anda sudah memiliki akun.<\/li>\n<li><strong>Pilih Jenis Diagram<\/strong>: Setelah masuk, Anda akan melihat dasbor. Klik tombol \u201c+ Diagram Baru\u201d untuk mulai membuat diagram baru. Dalam panduan ini, kami akan fokus pada diagram penempatan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Membuat Diagram Penempatan<\/h2>\n<p>Visual Paradigm Online menawarkan berbagai template dan contoh untuk memudahkan Anda membuat diagram penempatan. Berikut cara memulainya:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pilih Template Diagram Penempatan<\/strong>: Di menu pembuatan diagram, cari \u201cDiagram Penempatan\u201d dan pilih template yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Template-template ini telah dirancang sebelumnya dengan tempat kosong untuk membantu Anda menyusun diagram secara efektif.<\/li>\n<li><strong>Menambahkan Node<\/strong>: Node mewakili perangkat keras atau server dalam sistem Anda. Untuk menambahkan node, cukup seret dan lepaskan dari palet ke diagram Anda. Anda dapat menyesuaikan properti setiap node dengan mengklik dua kali pada node tersebut.<\/li>\n<li><strong>Menambahkan Komponen<\/strong>: Komponen mewakili modul perangkat lunak atau aplikasi. Untuk menambahkan komponen, seret dan lepaskan ke diagram. Hubungkan komponen ke node menggunakan konektor penempatan untuk menunjukkan pada perangkat keras mana komponen tersebut ditempatkan.<\/li>\n<li><strong>Asosiasi<\/strong>: Gunakan asosiasi untuk menunjukkan hubungan antara node dan komponen. Misalnya, Anda dapat menunjukkan bahwa node server web menampung komponen aplikasi web.<\/li>\n<li><strong>Artifak<\/strong>: Artifak digunakan untuk mewakili file atau objek eksekusi yang ditempatkan pada node. Anda dapat melampirkan artifak ke komponen untuk menunjukkan file tertentu yang terkait dengan mereka.<\/li>\n<li><strong>Gunakan Stereotip dan Catatan<\/strong>: Stereotip dan catatan dapat ditambahkan ke elemen pada diagram Anda untuk memberikan informasi tambahan atau menjelaskan tujuan dari setiap komponen atau node.<\/li>\n<li><strong>Atur dan Format<\/strong>: Gunakan alat penyelarasan dan opsi format untuk mengatur dan memformat diagram Anda agar lebih jelas dan mudah dibaca.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Belajar Melalui Contoh<\/h2>\n<p><a href=\"http:\/\/online.visual-paradigm.com\">Visual Paradigm Online<\/a> menawarkan berbagai koleksi UML<a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/features\/deployment-diagram-software\/\">templat dan contoh<\/a> untuk membantu Anda belajar dan membuat diagram penempatan secara lebih efektif. Berikut cara memanfaatkan sumber daya ini:<\/p>\n<p id=\"XqkIISC\"><img alt=\"\" class=\"alignnone size-full wp-image-20414\" decoding=\"async\" height=\"506\" loading=\"lazy\" sizes=\"auto, (max-width: 963px) 100vw, 963px\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867.png\" srcset=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867.png 963w, https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867-300x158.png 300w, https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867-768x404.png 768w, https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867-150x79.png 150w, https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/img_650bcdcb3a867-400x210.png 400w\" width=\"963\"\/><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Templat<\/strong>: Visual Paradigm Online menyediakan berbagai templat untuk berbagai jenis sistem (misalnya, aplikasi web, sistem klien-server). Mulailah dengan templat yang relevan untuk menghemat waktu dan memastikan Anda mengikuti praktik terbaik.<\/li>\n<li><strong>Contoh<\/strong>: Jelajahi perpustakaan contoh yang luas yang tersedia di Visual Paradigm Online. Contoh-contoh ini mencakup berbagai skenario, mulai dari penempatan sederhana hingga kompleks. Anda dapat menggunakannya sebagai referensi atau memodifikasinya agar sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.<\/li>\n<li><strong>Tutor dan Dokumentasi<\/strong>: Visual Paradigm Online juga menawarkan tutorial dan dokumentasi untuk membantu Anda memahami prinsip-prinsip diagram penempatan dan praktik terbaiknya. Manfaatkan sumber daya ini untuk meningkatkan keterampilan Anda.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Menyimpan dan Berbagi Diagram Anda<\/h2>\n<p>Setelah Anda membuat diagram penempatan Anda, pastikan untuk menyimpannya. Visual Paradigm Online memungkinkan Anda menyimpan diagram Anda di cloud, sehingga mudah diakses dan dikolaborasikan dengan anggota tim. Anda juga dapat mengekspor diagram Anda dalam berbagai format (misalnya, PNG, PDF) untuk dibagikan atau dimasukkan ke dalam dokumentasi proyek.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Diagram penempatan adalah alat berharga untuk memvisualisasikan bagaimana komponen perangkat lunak berinteraksi dengan elemen perangkat keras dalam suatu sistem. Dengan antarmuka yang ramah pengguna, templat, dan contoh dari Visual Paradigm Online, Anda dapat dengan cepat membuat, mempelajari, dan berkomunikasi arsitektur penempatan sistem Anda secara efektif. Mulailah menggunakan diagram penempatan hari ini untuk meningkatkan proses pengembangan perangkat lunak dan perencanaan sistem Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendahuluan Diagram penempatan merupakan alat penting dalam rekayasa perangkat lunak yang memungkinkan Anda memvisualisasikan dan memahami bagaimana komponen perangkat lunak dan elemen perangkat keras berinteraksi dalam suatu sistem. Mereka membantu Anda merencanakan penempatan aplikasi perangkat lunak Anda di berbagai server, perangkat, dan lingkungan. Dalam panduan pemula ini, kami akan memperkenalkan Anda pada diagram penempatan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[42],"tags":[],"class_list":["post-11265","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-online-diagram","loop-entry","clr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pendahuluan Diagram penempatan merupakan alat penting dalam rekayasa perangkat lunak yang memungkinkan Anda memvisualisasikan dan memahami bagaimana komponen perangkat lunak dan elemen perangkat keras berinteraksi dalam suatu sistem. Mereka membantu Anda merencanakan penempatan aplikasi perangkat lunak Anda di berbagai server, perangkat, dan lingkungan. Dalam panduan pemula ini, kami akan memperkenalkan Anda pada diagram penempatan dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-10T00:11:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"963\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"506\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/\",\"name\":\"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png\",\"datePublished\":\"2026-01-10T00:11:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-10T00:11:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png\",\"width\":963,\"height\":506},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\",\"name\":\"Visual Paradigm Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpadminuser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog","og_description":"Pendahuluan Diagram penempatan merupakan alat penting dalam rekayasa perangkat lunak yang memungkinkan Anda memvisualisasikan dan memahami bagaimana komponen perangkat lunak dan elemen perangkat keras berinteraksi dalam suatu sistem. Mereka membantu Anda merencanakan penempatan aplikasi perangkat lunak Anda di berbagai server, perangkat, dan lingkungan. Dalam panduan pemula ini, kami akan memperkenalkan Anda pada diagram penempatan dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/","og_site_name":"Visual Paradigm Blog","article_published_time":"2026-01-10T00:11:27+00:00","og_image":[{"width":963,"height":506,"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/","name":"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online - Visual Paradigm Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png","datePublished":"2026-01-10T00:11:27+00:00","dateModified":"2026-01-10T00:11:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png","contentUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2026\/01\/img_650bcdcb3a867.png","width":963,"height":506},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/beginners-guide-to-deployment-diagrams-with-visual-paradigm-online\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Pemula untuk Diagram Penempatan dengan Visual Paradigm Online"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/","name":"Visual Paradigm Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/a649c442f11a53040710ddec750926c6","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b756c36f5e9132f6067fb4d22bef2e3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpadminuser\/"}]}},"modified_by":"vpwing","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11265"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11265\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}