{"id":4905,"date":"2022-03-08T19:29:42","date_gmt":"2022-03-08T11:29:42","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?p=4905"},"modified":"2022-04-19T17:57:56","modified_gmt":"2022-04-19T09:57:56","slug":"archimate-examples","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/","title":{"rendered":"Contoh ArchiMate"},"content":{"rendered":"<p><span>Dalam artikel ini, Anda akan melihat koleksi kaya contoh tampilan ArchiMate, yang disusun ke dalam kerangka berlapis mengikuti standar ArchiMate.\u00a0Tampilan ArchiMate ini menunjukkan bagaimana elemen ArchiMate dapat digunakan.\u00a0Beberapa contoh dapat digunakan sebagai pola desain.<\/span><\/p>\n<p><span>Contoh-contoh dirancang dengan\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/templates\/archimate-diagram\/\"><span>Visual Paradigm Online<\/span><\/a><span>\u00a0, berdasarkan contoh-contoh di Buku Masak ArchiMate.\u00a0Jika Anda belum memeriksa buku masak, sarankan Anda melihatnya.\u00a0Tautan:\u00a0<\/span><a href=\"http:\/\/www.hosiaisluoma.fi\/ArchiMate-Cookbook.pdf\"><span>http:\/\/www.hosiaisluoma.fi\/ArchiMate-Cookbook.pdf<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span id=\"ArchiMate_Example_Views\"><span>Tampilan Contoh ArchiMate<\/span><\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"Framework_View\"><span>Tampilan Kerangka<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Tampilan Kerangka ini menyusun semua tampilan yang digunakan.\u00a0Ini dapat digunakan untuk navigasi antar diagram.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Motivation_Views\"><span>Tampilan Motivasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_motivation-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/d622bb24-6e3c-40e9-9295-fe8f0ad6431c.xml&amp;name=Motivation%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Pandangan motivasi ini dapat digunakan untuk memeriksa motivasi, atau penyebab, yang mendorong desain atau transformasi organisasi, serta arsitektur perusahaannya, yang berfungsi sebagai dasar untuk semua operasi perubahan dan transformasi bisnis dalam perusahaan.\u00a0Pandangan ini menggambarkan visi upaya pengembangan, apakah skala dan cakupannya mencakup seluruh organisasi, sebagian darinya (misalnya, lini bisnis), atau program atau proyek tertentu (tingkat solusi).\u00a0Perhatikan bahwa nilai dapat ditambahkan ke elemen ArchiMate apa pun, seperti hasil (atau elemen ArchiMate lainnya), untuk menunjukkan nilai tambah sebenarnya.<\/span><\/p>\n<p><span>Model Motivasi Bisnis (BMM) [spesifikasi v.1.3, 2015, OMG] digunakan untuk mendefinisikan elemen motivasi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Mission-Values-Vision_View\"><span>Pandangan Misi-Nilai-Visi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/mission-values-vision-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/57dfe2ce-959d-46af-b3af-c2677108078e.xml&amp;name=Mission-Values-Vision%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tujuan, visi, dan nilai-nilai dasar organisasi semuanya dapat direpresentasikan dengan menggunakan tampilan Mission-Values-Vision.\u00a0Ini membantu Anda mengidentifikasi tujuan organisasi, apa yang sebenarnya dilakukan atau ingin dilakukan oleh organisasi, dan apa alasan utama keberadaannya.\u00a0Visi adalah keadaan yang diinginkan organisasi di masa yang akan datang.\u00a0Visi, budaya, dan cita-cita organisasi semuanya didukung oleh nilai-nilai inti.\u00a0Tujuan strategis harus dipenuhi agar visi organisasi dapat terwujud.<\/span><\/p>\n<p><span>Referensi: Aldea, A. \u2013 Iacob, M.-E.\u00a0\u2013 Hillegersberg, J. \u2013 Quartel, D. \u2013 Franken, H. (2015) Pemodelan strategi dengan ArchiMate.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Strategic_Value_Map_View\"><span>Tampilan Peta Nilai Strategis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_strategic-value-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/475bfb8c-ce5c-421e-bda4-93016e4a6a9e.xml&amp;name=Strategic%20Value%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Peta Nilai Strategis memvisualisasikan strategi organisasi.\u00a0Semua operasi pembangunan harus diambil \u2013 secara langsung atau tidak langsung \u2013 dari pandangan ini, yang terdiri dari elemen-elemen nilai strategis.\u00a0Adalah layak untuk melacak semua aspek lain yang terkait dengan pelaksanaan strategi yang sebenarnya dengan memvisualisasikan nilai-nilai strategis.\u00a0Pendekatan dapat direpresentasikan, disampaikan, dan dikaitkan dengan realitas dengan perspektif ini.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Stakeholder_Analysis_View\"><span>Pandangan Analisis Pemangku Kepentingan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/stakeholder-analysis-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/6ab47b1d-3bd0-4fa3-a8fc-3fee2d6b320a.xml&amp;name=Stakeholder%20Analysis%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Pandangan Analisis Pemangku Kepentingan sering digunakan untuk analisis pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi penggerak perubahan.\u00a0Pertama, mengidentifikasi pemangku kepentingan yang penting, kemudian penggerak perubahan yang menjadi kepentingan terbaik mereka.\u00a0Konsep \u201cPenilaian\u201d dapat digunakan untuk analisis pendorong yang mendalam, seperti menggunakan teknik SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats).\u00a0Diagram pandangan pemangku kepentingan yang berbeda dapat dihasilkan dari berbagai sudut pandang, seperti biasa.\u00a0Alasan lain untuk memecah diagram besar menjadi yang lebih kecil adalah untuk membuatnya tetap kompak dan mudah dibaca \u2014 untuk tujuan kejelasan.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Stakeholder_View\"><span>Pandangan Pemangku Kepentingan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_stakeholder-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/6cd17db6-0c37-4930-a654-d2741ffb30d6.xml&amp;name=Stakeholder%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span>Pandangan pemangku kepentingan ini menghubungkan motivasi pemangku kepentingan dengan tujuan perusahaan.\u00a0Tujuan adalah komponen terpenting dari perkembangan organisasi.\u00a0Setiap elemen berikutnya untuk semua tindakan perubahan harus ditelusuri kembali ke alasan utama ini.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Principles_View\"><span>Pandangan Prinsip<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_principles-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/3c337b0c-2d06-4a57-9432-c61e7b28cef1.xml&amp;name=Principles%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Risk_Security_View\"><span>Tampilan Risiko &amp; Keamanan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/risk-and-security-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/6d56adc7-24b8-461f-ad63-a25527c39236.xml&amp;name=Risk%20%26%20Security%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Konsep Risiko dan Keamanan dipetakan ke ArchiMate melalui tampilan ini.\u00a0Manajemen risiko mencakup kekhawatiran tentang keamanan dan perlindungan data.\u00a0Keduanya tercakup dalam pandangan ini.<\/span><\/p>\n<p><span>Referensi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Cara Membuat Model Manajemen Risiko dan Keamanan Perusahaan dengan Bahasa ArchiMate\u00ae, Open Group, DocumentNo: W172, 2017.<\/span><\/li>\n<li><span>Memodelkan Manajemen Risiko dan Keamanan Perusahaan dengan Bahasa ArchiMate\u00ae, Open Group, 2015.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"SWOT_Analysis_View\"><span>Tampilan Analisis SWOT<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/swot-analysis-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/e37c4118-aafc-4faf-bd14-6dd85938930f.xml&amp;name=SWOT%20Analysis%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Goals_View\"><span>Tampilan Gol<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/goals-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/9f7a082a-d92a-4ea8-89d9-a6d1d851e770.xml&amp;name=Goals%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Objectives_and_Key_Results\"><span>Tujuan dan Hasil Utama<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/objectives-and-key-results.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/0ef6426e-8475-497a-90db-c6d88b8630b4.xml&amp;name=Objectives%20and%20Key%20Results\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>OKR, kependekan dari Objectives and Key Results, adalah metode manajemen yang populer untuk menentukan tujuan dan melacak kemajuan.\u00a0Ini membantu dalam penciptaan keselarasan dan keterlibatan di sekitar tujuan yang terukur.\u00a0OKR terdiri dari dua bagian: (1) tujuan yang ingin Anda capai dan (2) hasil utama yang akan digunakan untuk melacak kemajuan Anda menuju tujuan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span>Tujuan adalah\u2026<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Penjelasan kualitatif tentang apa yang ingin Anda capai yang mudah diingat.\u00a0Tujuan yang singkat, menginspirasi, dan menarik adalah ideal.\u00a0Tim harus termotivasi dan ditantang oleh tujuan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span>Hasil utama adalah\u2026<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Serangkaian ukuran yang melacak kemajuan Anda dalam mencapai tujuan Anda.\u00a0Anda harus memiliki dua hingga lima hasil utama untuk setiap target.\u00a0Memiliki terlalu banyak hasil kunci akan membuat orang sulit mengingatnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span>Versi lain dengan tindakan yang ditunjukkan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_objectives-and-key-results-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/f66f7aff-8917-49cc-9e0f-1dc71810c291.xml&amp;name=Objectives%20and%20Key%20Results%202\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span id=\"Strategy_Views\"><span>Tampilan Strategi<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/strategy-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/4faf9dde-97f0-409f-82c2-7ca78c25eba7.xml&amp;name=Strategy%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Strategy_View\"><span>Tampilan Strategi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Konsep terkait strategi bisnis seperti &#8220;Course of Action,&#8221; &#8220;Capability,&#8221; dan &#8220;Resource&#8221; sekarang tersedia di ArchiMate versi 3, dan dapat digunakan untuk memodelkan rencana bisnis organisasi.\u00a0Kegunaan dan pentingnya pandangan ini terletak pada cara tujuan organisasi dapat dikaitkan dengan strategi dan kemudian ke arsitektur perusahaan melalui kemampuan.\u00a0Pandangan ini dapat digunakan untuk menerapkan \u201cModel Strategis Berbasis Tujuan\u201d (Azevedo et al. 2015), di mana tujuan membentuk hierarki yang dapat dibedah menjadi tujuan tingkat yang lebih rendah.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Strategy_View\"><span>Tampilan Strategi Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-strategy-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/5922f9e0-686e-48d5-b190-67a772c16da4.xml&amp;name=Business%20Strategy%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Motivation_Model_BMM_View\"><span>Model Motivasi Bisnis (BMM) View<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-motivation-model-bmm-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/15820e0d-3a34-444d-8c58-5f7f51dcd63f.xml&amp;name=Business%20Motivation%20Model%20%28BMM%29%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Requirements_View\"><span>Lihat Persyaratan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/requirements-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/b2d22407-df2f-4e09-a9b8-babe7a0f402e.xml&amp;name=Requirements%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Persyaratan ini dapat digunakan untuk mengumpulkan kebutuhan berdasarkan tujuan strategis.\u00a0Ini adalah proses menghubungkan strategi dengan implementasi: strategi dapat ditelusuri sampai ke eksekusi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Strategy_to_Capability_View\"><span>Strategi untuk Melihat Kemampuan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/strategy-to-capability-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/c3c37a70-be18-4c85-b06f-6eef562a5bce.xml&amp;name=Strategy%20to%20Capability%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Strategy to Capability, bersama dengan elemen ArchiMate lainnya seperti \u201cDriver\u201d dan \u201cGoal,\u201d dapat digunakan untuk Capability-Based Planning (CBP), seperti yang ditunjukkan pada diagram ArchiMate di bawah ini.\u00a0Pandangan ini dapat digunakan untuk membantu dalam perencanaan (dan pelaksanaan) strategi.\u00a0Akibatnya, jenis perspektif ini dapat digunakan dalam fase Strategi-ke-Kemampuan, yang merupakan bagian dari fase &#8220;Strategi-untuk-Portofolio&#8221; IT4IT.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Capability_Map_View\"><span>Kemampuan Tampilan Peta<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_capability-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/658eaffa-89a5-4c85-85f7-34dbd4f62ea4.xml&amp;name=Capability%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Capability Map dapat digunakan untuk memberikan gambaran tingkat tinggi tentang kemampuan perusahaan: apa yang dilakukannya atau dapat dilakukan.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Capability_Planning_View\"><span>Tampilan Perencanaan Kemampuan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/capability-planning-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/1246fd33-2bea-4199-b60f-7e098f7dc41d.xml&amp;name=Capability%20Planning%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Perencanaan Kemampuan dapat digunakan untuk &#8220;Hubungan antara Strategi dan Arsitektur Perusahaan,&#8221; seperti yang didefinisikan oleh Perencanaan Berbasis Kemampuan (CBP).\u00a0Pendekatan ini dapat digunakan untuk memetakan strategi ke kapabilitas dan kapabilitas yang dibutuhkan antara lain sumber daya dan blok bangunan lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Capability_Realization_View\"><span>Tampilan Realisasi Kemampuan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_capability-realization-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/124d68d4-b685-4d0c-b7ea-b7a515468c7e.xml&amp;name=Capability%20Realization%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Capability_Realization_View_2\"><span>Tampilan Realisasi Kemampuan 2<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/capability-realization-view-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/e808ccb8-d5bb-4aef-9919-c4851438df5b.xml&amp;name=Capability%20Realization%20View%202\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Contoh lain dari tampilan Realisasi Kemampuan yang menunjukkan bagaimana mendefinisikan elemen mana yang dapat digunakan untuk mewujudkan suatu kemampuan.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Value_Stream_View\"><span>Tampilan Aliran Nilai<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_value-stream-view.png\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/492d28c9-534c-43a4-abb1-366fc2c65d92.xml&amp;name=Value%20Stream%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Penting untuk dicatat bahwa pada awal rantai nilai \/ aliran nilai, &#8220;asosiasi terarah&#8221; digunakan.\u00a0Nilai &#8220;tahapan&#8221; dapat ditemukan dalam aliran nilai.\u00a0\u201cRantai nilai\u201d, yang terdiri dari aliran nilai, dapat dianalogikan dengan aliran nilai tingkat tinggi yang menyeluruh.\u00a0IT4IT (tautan) memperkenalkan rantai nilai yang mencakup empat aliran nilai: Strategi untuk Portofolio, Persyaratan untuk Menyebarkan, Permintaan untuk Memenuhi, dan Deteksi untuk Memperbaiki (tautan).<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Value_Stream_Capability_Cross_Mapping_View\"><span>Aliran Nilai \u2013 Tampilan Kemampuan Lintas Pemetaan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/value-stream-E28093-capability-cross-mapping-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/c5943c43-8ba3-4d5b-99b3-670163c0110f.xml&amp;name=Value%20Stream%20%E2%80%93%20Capability%20Cross%20Mapping%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Contoh sederhana dari Rantai Pengiriman Nilai ditunjukkan di bawah ini.\u00a0Elemen Aliran Nilai ArchiMate, yang ditampilkan dalam edisi ArchiMate 3.1, dapat digunakan untuk memodelkan Rantai Nilai, Jaringan Nilai, dan Aliran Nilai.<\/span><\/p>\n<p><span>Ini adalah contoh yang lebih rinci tentang bagaimana kemampuan membantu (melayani) aliran nilai.\u00a0Perspektif ini dapat digunakan untuk mendefinisikan APA yang dilakukan perusahaan (Model Bisnis) dan MENGAPA kapabilitas diperlukan, serta hubungannya dengan penciptaan nilai.<\/span><\/p>\n<p><span>Implementasi referensi Lean EA Framework (LEAF) mencakup pandangan ini (tautan).\u00a0Buka &#8220;Aliran Nilai&#8221; dan kemudian &#8220;Rantai Pengiriman Nilai&#8221;.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Model_Canvas_View\"><span>Tampilan Kanvas Model Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-model-canvas-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/87261486-599e-4a31-8994-dcc338802313.xml&amp;name=Business%20Model%20Canvas%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Ini adalah versi dasar Business Model Canvas (BMC) A. Osterwalder, dan dapat disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan Anda.\u00a0Teknik berversi seperti \u201cService Model Canvas\u201d dan \u201cLean Canvas\u201d juga tersedia.\u00a0BMC dapat digunakan untuk merancang dan berinovasi model bisnis, misalnya.<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cMemfasilitasi penelusuran persyaratan dari permintaan bisnis hingga spesifikasi desain\u201d dengan memodelkan BMC dengan ArchiMate.\u00a0Ini membantu dalam penemuan konsekuensi dari perubahan model bisnis pada desain arsitektur.\u201d\u00a0[LO Meertens dan rekan]<\/span><\/p>\n<p><span>Bantuan arsitektur bawaan untuk analisis strategi dan model bisnis disertakan dalam pengembangan holistik.\u00a0Hal ini memungkinkan analis bisnis dan pengembang untuk menilai seberapa baik model bisnis mendukung strategi dan cocok dalam organisasi, serta sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span>Ketika BMC dimodelkan dalam alat pemodelan, salah satu manfaat dari metode ini adalah bahwa semua elemen BMC dapat digunakan kembali dalam tampilan lain dari repositori model yang sama.\u00a0Saat memutar model bisnis, semua perubahan langsung terlihat.\u00a0Pemodel bisnis dapat membangun elemen baru, seperti layanan, atau menggunakan semua elemen repositori yang ada, seperti unit organisasi dan sumber daya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Concept_Canvas_View\"><span>Tampilan Kanvas Konsep<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_concept-canvas-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/35cd2f74-8339-4845-829e-e5085f4bd47e.xml&amp;name=Concept%20Canvas%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>BMC bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti yang ditunjukkan di atas.\u00a0Pendekatan berlapis dari ArchiMate tercermin dalam tata letak Kanvas Konsep ini.<\/span><\/p>\n<h2><span id=\"Business_Views\"><span>Tampilan Bisnis<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span>Tampilan Lapisan Arsitektur Bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span>Ada berbagai &#8220;peta&#8221; elemen yang dikendalikan dalam alat EA di setiap lapisan, seperti Peta Layanan Bisnis, Peta Proses, dan sebagainya.\u00a0Setelah Anda mengenali dan memperkenalkan peta, Anda dapat menggunakannya dalam diagram lain (seperti tampilan berlapis).\u00a0Tujuan peta adalah untuk menangani katalog &#8220;aset EA&#8221; sebagai &#8220;portofolio&#8221; (analog dengan portofolio ide, layanan, dan proyek, dll.).\u00a0Fitur lain, seperti properti atau atribut, sering disediakan oleh EA-tools untuk setiap elemen.\u00a0Ini dapat digunakan untuk memberikan rincian lebih lanjut pada setiap aspek.\u00a0Jenis data tambahan ini juga dapat digunakan untuk berbagai jenis analisis.<\/span><\/p>\n<p><span>Setiap lapisan dapat memiliki beberapa peta, seperti berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Layanan Bisnis, Pelaku Bisnis, dan Proses Bisnis di Lapisan Bisnis;<\/span><\/li>\n<li><span>Layanan Aplikasi, Aplikasi di Lapisan Aplikasi;<\/span><\/li>\n<li><span>Layanan Teknologi, Platform, dan Teknologi di Lapisan Teknologi;\u00a0dan seterusnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span>Berikut adalah beberapa contoh peta lapisan bisnis.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Services_Map_View\"><span>Tampilan Peta Layanan Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-services-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/745b841f-4b1e-495c-bd47-a9ece986172c.xml&amp;name=Business%20Services%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Peta Layanan Bisnis memberikan gambaran umum tentang layanan bisnis perusahaan.\u00a0Untuk tujuan manajemen, jenis tampilan ini dapat digunakan sebagai &#8220;Katalog Layanan&#8221; atau &#8220;Portofolio Layanan&#8221;.\u00a0Sangat penting untuk mengetahui jenis layanan komersial apa yang ditawarkan perusahaan kepada kliennya.\u00a0Layanan bisnis juga dapat digunakan untuk mensimulasikan semua proses dan struktur organisasi yang mendasarinya.\u00a0Akibatnya, layanan bisnis merupakan komponen penting dari arsitektur perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Process_Map_View\"><span>Tampilan Peta Proses Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-process-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/f8b6e923-78fb-4c8f-963c-5e8d211f4a61.xml&amp;name=Business%20Process%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan ini dapat digunakan sebagai \u201cPeta Proses\u201d, yang memberikan gambaran umum tentang proses bisnis organisasi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Process_Co-Operation_View\"><span>Tampilan Kerjasama Proses Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-process-co-operation-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/72f8b3b4-2dc3-4e5f-ad64-dc484c710670.xml&amp;name=Business%20Process%20Co-Operation%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Pandangan ini dapat digunakan untuk memodelkan model operasional, misalnya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Actors_Map_View\"><span>Tampilan Peta Pelaku Usaha<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-actors-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/91d6fd3d-998a-4498-85e3-dc7ef786fcf8.xml&amp;name=Business%20Actors%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Ada dua jenis tindakan bisnis: internal dan eksternal.\u00a0Pelanggan, mitra usaha, atau kelompok pemangku kepentingan lainnya yang bekerja sama dengan organisasi adalah contoh pelaku usaha internal, sedangkan pelaku usaha eksternal adalah pelanggan, mitra usaha, atau kelompok pemangku kepentingan lain yang berkolaborasi dengan perusahaan (seperti organisasi sektor publik atau otoritas tata kelola lainnya). ).<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Actor_Co-Operation_View\"><span>Pandangan Kerjasama Pelaku Usaha<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-actor-co-operation-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/78758a7e-dd08-4847-9b09-47aabaea409f.xml&amp;name=Business%20Actor%20Co-Operation%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Berikut ini adalah dua skenario penggunaan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Intra-Enterprise View: Tampilan ini memvisualisasikan bagaimana pelaku usaha internal berkolaborasi dan berbagi informasi.<\/span><\/li>\n<li><span>Inter-Enterprise View: Pandangan ekosistem yang menggambarkan lingkungan operasional di mana sebuah organisasi berfungsi.\u00a0Ekosistem adalah kumpulan organisasi dan mitra komersial yang berkolaborasi melalui interaksi.\u00a0Ada pemasok, subkontraktor, dan mitra bisnis-ke-bisnis lainnya, serta pelanggan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"Business_Process_View\"><span>Tampilan Proses Bisnis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-process-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/2d18a819-6056-4c53-bd25-ae8d8c5ea021.xml&amp;name=Business%20Process%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan proses bisnis menunjukkan &#8220;struktur tingkat tinggi dan komposisi proses bisnis (atau banyak proses), layanan yang disediakan, peran aktor yang ditetapkan, dan informasi yang digunakan oleh proses bisnis.&#8221;\u00a0Diagram proses ini mencakup elemen &#8220;Persimpangan&#8221; untuk mewakili &#8220;garpu&#8221; dan &#8220;gabung&#8221; aliran proses.<\/span><\/p>\n<p><span>Di bawah ini adalah perspektif proses lanjutan.\u00a0Ini adalah model operasi, yang didasarkan pada model bisnis yang digambarkan dalam diagram aliran nilai di atas.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/idea-to-production-process.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/82913843-f25e-4323-a63c-55db3ae80b40.xml&amp;name=Idea%20to%20Production%20Process\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"SIPOC_Suppliers_Inputs_Process_Outputs_Customers\"><span>SIPOC (Pemasok, Input, Proses, Output, Pelanggan)<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_sipoc-suppliers-inputs-process-outputs-customers.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/465c5c8a-9eac-4ba8-b2dd-3bd82468f9f5.xml&amp;name=SIPOC%20%28Suppliers%2C%20Inputs%2C%20Process%2C%20Outputs%2C%20Customers%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>SIPOC (Supplier, Inputs, Process, Outputs, Customers) adalah alat Six Sigma yang dapat digunakan untuk mendefinisikan aspek yang mirip dengan semua proses.\u00a0Ini adalah metode sederhana untuk memeriksa kasus bisnis: nilai apa yang diterima pelanggan dan bagaimana dia menerimanya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Business_Process_View_With_Business_Roles_As_Swimlanes_of_a_Process_A_Layered_Approach\"><span>Tampilan Proses Bisnis Dengan Peran Bisnis Sebagai &#8220;Swimlanes&#8221; dari suatu Proses \u2013 Pendekatan Berlapis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-process-swimline-view-pattern.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/92aea790-2722-4f99-a5f0-4f688abab751.xml&amp;name=Business%20Process%20Swimline%20View%20%28pattern%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Pelanggan diwakili oleh &#8220;Peran Bisnis A&#8221;, dan jalur perjalanan pelanggan diwakili oleh &#8220;swimline&#8221; teratas.<\/span><\/p>\n<p><span>Perhatikan bahwa peran bisnis (divisualisasikan sebagai &#8220;swimlanes&#8221;) bersarang di dalam langkah-langkah proses (aktivitas), menyiratkan bahwa Peran Bisnis ini ditetapkan ke Proses Bisnis\/tahap proses ini.\u00a0Akibatnya, tampilan ini merupakan gabungan dari tampilan berlapis dan tampilan proses bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span>Aliran informasi dan data digambarkan dalam versi ini (hubungan aliran).\u00a0Jalur perjalanan klien diwakili oleh &#8220;swimline&#8221; atas (aktivitas yang terkait dengan hubungan pemicu).<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_business-process-swimline-view-pattern-information-flow.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/68163fae-ddaa-4260-bd61-88224dd4ef2d.xml&amp;name=Business%20Process%20Swimline%20View%20%28pattern%29%20-%20Information%20Flow\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Metodologi desain layanan disajikan di bawah ini.\u00a0Jalur perjalanan pelanggan (peran A) diwakili oleh \u201cswimline\u201d paling atas, yang terkait dengan organisasi (peran B dan C) melalui layanan bisnis (1 dan 2).<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/business-process-swimline-view-pattern-services.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/db99a194-6152-442e-a190-a4b3331a6258.xml&amp;name=Business%20Process%20Swimline%20View%20%28pattern%29%20-%20Services\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span id=\"Layered_Business_Process_View\"><span>Tampilan Proses Bisnis Berlapis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Tampilan ini dapat digunakan untuk mewakili proses bisnis dengan langkah manual dan otomatis.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/layered-business-process-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/6da583bc-30e3-495b-a074-8121c46ec17f.xml&amp;name=Layered%20Business%20Process%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Customer_Journey_Map_View\"><span>Tampilan Peta Perjalanan Pelanggan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Ketika perjalanan klien perlu dipelajari pada tingkat tinggi, versi ini dihasilkan dengan memanfaatkan elemen Motivasi dan Strategi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/customer-journey-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273.xml&amp;name=Customer%20Journey%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Ketika jalur layanan pelanggan perlu diperiksa lebih lanjut, versi ini dibuat menggunakan bagian lapisan (inti) Bisnis dan Aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/customer-journey-view.png\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/30699f57-cd95-4aad-aa00-200723c0adb4.xml&amp;name=Customer%20Journey%20View%20\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Pengalaman pelanggan adalah fokus dari pandangan yang berpusat pada pelanggan ini.\u00a0Teknik terkait &#8220;desain layanan&#8221; ini berfokus pada pengembangan &#8220;luar-dalam&#8221; dari layanan yang sedang dibuat.\u00a0Ini menekankan pentingnya layanan dan produk dalam memberikan nilai kepada pelanggan \u2013 dan secara tidak langsung bagi organisasi.\u00a0Rute perjalanan pelanggan dapat digunakan untuk memvisualisasikan aliran nilai pelanggan yang mencakup banyak aplikasi dan layanan aplikasi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Service_Blueprint_View\"><span>Tampilan Cetak Biru Layanan<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/service-blueprint-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/041fa769-b6ac-4381-aa8d-3761659d52e7.xml&amp;name=Service%20Blueprint%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Cetak Biru Layanan ini berpusat pada pelanggan dan layanan, tetapi juga menyoroti aspek &#8220;dalam-keluar&#8221; dari layanan.\u00a0Strategi pengembangan berbasis layanan dapat mengidentifikasi implikasi perilaku dan struktural yang mendasari layanan yang akan dibangun dengan bantuan teknik ini.\u00a0Akibatnya, pandangan ini menambahkan proses dan faktor fungsional ke pendekatan berbasis pengalaman pelanggan.<\/span><\/p>\n<p><span>Pandangan ini dapat ditemukan dalam berbagai bentuk.\u00a0Arus informasi antara lapisan dan elemen adalah subjek dari contoh ini.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"User_Story_View\"><span>Tampilan Cerita Pengguna<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/user-story-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/ff2d0199-6fb6-4236-80c3-0f0589ea60e8.xml&amp;name=User%20Story%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Cerita pengguna dapat divisualisasikan menggunakan tampilan ini.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Cloud-Service_Models_View\"><span>Tampilan Model Layanan Cloud<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_cloud-service-models-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/b18936fe-684e-4e81-8b07-e6af68cba9c9.xml&amp;name=Cloud-Service%20Models%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Information_View\"><span>Tampilan Informasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/information-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/bf5b836c-8dbe-4ceb-8740-ae4248c856f9.xml&amp;name=Information%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tingkat abstraksi berikut dapat digunakan untuk memodelkan informasi: a) konseptual, b) logis, dan c) fisik.\u00a0Lapisan abstraksi ini digambarkan dalam diagram di atas.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Conceptual_Data_Model_View\"><span>Tampilan Model Data Konseptual<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_conceptual-data-model-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/435f3584-ee26-4ed3-8910-0480bac7dffc.xml&amp;name=Conceptual%20Data%20Model%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Objek bisnis, juga dikenal sebagai konsep, yang digunakan dalam operasi bisnis terkandung dalam arsitektur informasi EA.\u00a0Sebuah model data konseptual dapat digunakan untuk mewakili konsep-konsep ini dan hubungannya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Service_Concept\"><span>Konsep &#8220;Layanan&#8221;<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/service-concept.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/b4cc4458-9a86-443c-9fd7-b1bdc733c761.xml&amp;name=Service%20Concept\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Konsep layanan seringkali bermasalah, seperti yang dapat dilihat dalam berbagai cara.\u00a0Untuk memperjelas jenis layanan mana yang sedang dibahas, sebaiknya gunakan awalan: bisnis-, aplikasi-, atau layanan teknologi.\u00a0Menurut ITIL, layanan TI terkait dengan layanan produksi.\u00a0Hasil dari.\u00a0Layanan TI adalah yang paling erat kaitannya dengan Layanan Aplikasi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Service_and_Product\"><span>Layanan dan Produk<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_product-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/70442996-886f-46c4-80f9-f5aca1307c2b.xml&amp;name=Product%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Gagasan produk dapat digunakan untuk menggabungkan layanan sebagai elemen komposit.\u00a0Spesifikasi menurut ArchiMate:<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cProduk mewakili kumpulan layanan dan\/atau elemen struktur pasif yang koheren, disertai dengan kontrak\/seperangkat perjanjian, yang ditawarkan secara keseluruhan kepada pelanggan (internal atau eksternal).\u201d<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cSebuah produk dapat menggabungkan atau menyusun layanan bisnis, layanan aplikasi, dan layanan teknologi, objek bisnis, objek data, dan objek teknologi, serta kontrak.\u00a0Oleh karena itu suatu produk dapat mengumpulkan atau menyusun elemen dari lapisan lain selain Lapisan Bisnis.\u00a0\u201c<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cSebuah nilai dapat diasosiasikan dengan sebuah produk.\u00a0Nama produk biasanya adalah nama yang digunakan dalam komunikasi dengan pelanggan, atau mungkin kata benda yang lebih umum (misalnya, \u201casuransi perjalanan\u201d).\u201d<\/span><\/p>\n<h2><span id=\"Application_Views\"><span>Tampilan Aplikasi<\/span><\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"Application_Services_Map_View\"><span>Tampilan Peta Layanan Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-services-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/f1b9d025-d169-4891-942d-0a58cc1c385d.xml&amp;name=Application%20Services%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Applications_Map_View\"><span>Tampilan Peta Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/applications-map-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/df651719-09d0-4cc0-a779-281d5b8742b7.xml&amp;name=Applications%20Map%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Portofolio aplikasi, yang dapat dipisahkan menjadi beberapa divisi tergantung pada unit bisnis, misalnya.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Co-Operation_View_Data_flows\"><span>Tampilan Kerjasama Aplikasi (Alur data)<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_application-co-operation-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/4b8c156a-643c-4724-9849-4a9b8a531346.xml&amp;name=Application%20Co-operation%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Integration_View_Dynamic_relationships\"><span>Tampilan Integrasi Aplikasi (Hubungan dinamis)<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Contoh (1-10) di bawah ini menunjukkan beberapa teknik berbeda untuk mensimulasikan perpindahan data antar aplikasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>&#8220;Application A&#8221; memiliki objek data &#8220;A-1&#8221;, yang diminta oleh &#8220;Application B&#8221;.<\/span><\/li>\n<li><span>\u201cAplikasi A\u201d mengirimkan data ke \u201cAplikasi B.\u201d<\/span><\/li>\n<li><span>\u201cApplication A\u201d membuat layanan \u201cA-1\u201d, yang digunakan oleh \u201cApplication B.\u201d<\/span><\/li>\n<li><span>Dalam praktiknya, &#8220;Aplikasi B&#8221; mengirim permintaan ke &#8220;Aplikasi A-1&#8221; dan menerima respons\u2026<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-integration-view-dynamic-relationships.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/fd992fdb-14d8-4d93-8754-3e1d21843a1a.xml&amp;name=Application%20Integration%20View%20%28Dynamic%20relationships%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Structure_View\"><span>Tampilan Struktur Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Tampilan ini penting untuk merancang atau menganalisis struktur utama aplikasi, sub-komponen, dan data terkait.\u00a0Diagram ini dapat digunakan untuk memecah struktur sistem aplikasi dalam pengembangan, untuk mendemonstrasikan modularisasi \/ dekomposisi: apa sub-sistem \/ sub-komponen yang mereka suplai, dan apa layanan aplikasi (atau antarmuka aplikasi) yang mereka berikan. memberi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-structure-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/ad9dcf8b-056e-4ae1-bfb9-e4a369f1685a.xml&amp;name=Application%20Structure%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Fitur perilaku yang disediakan melalui antarmuka struktural (GUI dan\/atau API pada gambar di bawah) disebut sebagai layanan aplikasi (gambar di atas).\u00a0\u201cSisi yang berbeda dari mata uang yang sama\u201d adalah Layanan Aplikasi dan Antarmuka Aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_application-structure-view-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/9de7fa41-1169-40e1-b374-d7a330635c14.xml&amp;name=Application%20Structure%20View%202\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Architecture_View\"><span>Tampilan Arsitektur Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Karena ada aplikasi dan modul aplikasi dalam tampilan yang sama, tampilan ini menggabungkan teknik level EA dan solusi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-architecture-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/ec6b795c-8128-4ec4-8e8a-78cf193562ce.xml&amp;name=Application%20Architecture%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Component_Model_CM\"><span>Model Komponen Aplikasi (CM)<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Application Component Model 0-n adalah teknik untuk memodelkan arsitektur aplikasi yang terdiri dari diagram berbagai level abstraksi berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span>Diagram pada level CM-0 menggambarkan bagaimana aplikasi berinteraksi dengan lingkungannya, termasuk bagaimana aplikasi itu berinteraksi dengan aplikasi dan pengguna lain.\u00a0Kotak hitam digunakan untuk mewakili aplikasi target.<\/span><\/li>\n<li><span>Aplikasi target dipecah menjadi modul (komponen utama) dan layanan aplikasi (atau antarmuka aplikasi) apa yang diberikan dan diminta oleh modul tersebut pada level CM-1.\u00a0Kotak putih digunakan untuk mewakili aplikasi target.<\/span><\/li>\n<li><span>Modul dibagi menjadi sub-komponen di tingkat CM-2.\u00a0(Jumlah tingkatan penting bervariasi tergantung pada keadaan.)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span>Komponen aplikasi dan layanan aplikasi digambarkan dalam diagram Application Component Model (CM) di bawah ini.\u00a0Tergantung pada situasinya, antarmuka aplikasi dapat digunakan sebagai pengganti layanan aplikasi.\u00a0Seperti biasa, sangat penting untuk menggunakan gaya pemodelan yang sesuai untuk tugas yang ada, dan untuk memodelkan aspek-aspek yang cukup informatif dan menambah nilai.\u00a0Terserah pemodel apakah akan menyorot fitur fungsional atau lebih detail dan memodelkan, misalnya, antarmuka sebenarnya dengan nomenklatur yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span>Komponen aplikasi dan layanan aplikasi digambarkan dalam diagram Model Komponen di bawah ini.\u00a0Alih-alih menggunakan layanan aplikasi, antarmuka aplikasi mungkin digunakan.<\/span><\/p>\n<h4><span id=\"Application_Component_Model_0_CM-0\"><span>Model Komponen Aplikasi \u2013 0 (CM-0)<\/span><\/span><\/h4>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_application-component-model-E28093-0-cm-0.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/5f67f886-6713-4b3d-bf5a-b3909272c3ab.xml&amp;name=Application%20Component%20Model%20%E2%80%93%200%20%28CM-0%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Interaksi antara aplikasi target dan aplikasi sekitarnya digambarkan pada Component Model \u2013 level 0 (CM-0) (di atas).\u00a0Semua layanan aplikasi yang diperlukan (atau antarmuka aplikasi) dijelaskan.\u00a0Komponen tingkat arsitektur perusahaan dan layanannya diwakili pada tingkat 0 diagram, dengan aplikasi target di tengah.<\/span><\/p>\n<h4><span id=\"Application_Component_Model_1_CM-1\"><span>Model Komponen Aplikasi \u2013 1 (CM-1)<\/span><\/span><\/h4>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-component-model-E28093-1-cm-1.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/1067d1ce-832e-4acf-be53-021046428f92.xml&amp;name=Application%20Component%20Model%20%E2%80%93%201%20%28CM-1%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Model Komponen \u2013 level 1 (CM-1) (di atas) menunjukkan bagaimana aplikasi target dipecah menjadi modul (atau komponen utama), dan modul mana yang bertanggung jawab atas layanan aplikasi (atau antarmuka aplikasi) mana.\u00a0Catatan!\u00a0Aplikasi eksternal tidak diharuskan untuk ditampilkan pada tingkat ini, tetapi layanan (atau antarmuka) mereka.\u00a0Ketika lebih banyak bagian tingkat rendah ditampilkan, lebih banyak elemen tingkat tinggi dapat\/harus dihilangkan \u2013 untuk tujuan kejelasan: agar diagram dapat dipahami.<\/span><\/p>\n<h4><span id=\"Application_Component_Model_2_CM-2\"><span>Model Komponen Aplikasi \u2013 2 (CM-2)<\/span><\/span><\/h4>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-component-model-E28093-2-cm-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/a64e2c83-851c-4f1f-8a4c-321fee9dcb74.xml&amp;name=Application%20Component%20Model%20%E2%80%93%202%20%28CM-2%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Model Komponen \u2013 level 2 (CM-2) (ditunjukkan di atas) menggambarkan bagaimana modul aplikasi target terdiri dari sub-komponen dan berinteraksi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Functions_View\"><span>Tampilan Fungsi Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Dekomposisi fungsionalitas aplikasi: apa fungsi sistem, dan layanan aplikasi apa yang mereka sediakan?<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_application-functions-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/b7222e66-5451-4574-ac63-ad2e40a7de60.xml&amp;name=Application%20Functions%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Process_View\"><span>Tampilan Proses Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-process-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/7d588efb-5836-40a2-b34a-839ac1e0c526.xml&amp;name=Application%20Process%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Berikut ini adalah tampilan nesting dari tampilan proses aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-process-view-E28093-nesting.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/d11fe13d-d9b9-4215-ab5d-18a253fff020.xml&amp;name=Application%20Process%20View%20%E2%80%93%20nesting\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Berikut ini adalah tampilan konten internal dari tampilan proses aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-process-view-E28093-internals.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/cdb0567b-1a12-4ced-87cd-7dc9d29fc4f6.xml&amp;name=Application%20Process%20View%20%E2%80%93%20internals\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Component_Sequence_Diagram_View\"><span>Tampilan Diagram Urutan Komponen Aplikasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Diagram urutan tidak sepenuhnya dicakup oleh ArchiMate;\u00a0sebagai gantinya, mereka dicakup oleh UML.\u00a0Namun, seperti yang ditunjukkan di bawah ini, ArchiMate dapat digunakan untuk memodelkan urutan operasi yang dijalankan oleh Komponen Aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-sequence-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/3c4056c5-1e01-433e-afef-b89ca9b0a203.xml&amp;name=Application%20Sequence%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Untuk pemodelan dinamika antara komponen aplikasi, hubungan dinamis &#8220;Pemicu&#8221; dan &#8220;Aliran&#8221; dapat digunakan.\u00a0Tata letak tampilan ini mirip dengan diagram urutan UML.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Component_Sequence_Diagram_View_2\"><span>Tampilan Diagram Urutan Komponen Aplikasi 2<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Versi ini (diagram di bawah) menunjukkan bagaimana ArchiMate dapat digunakan untuk memodelkan tindakan yang dilakukan elemen internal Komponen Aplikasi.\u00a0Proses atau fungsi perilaku, serta sub-komponen struktural, adalah contoh bagian internal.\u00a0Application Process-, Application Function-, dan Application Component-elemen digunakan untuk memodelkannya.\u00a0Ini hanya disediakan sebagai alternatif.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/application-sequence-view-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/8c402a43-fd74-47cf-9cc6-2709298ad68f.xml&amp;name=Application%20Sequence%20View%202\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span>Tindakan dalam diagram urutan ini (di atas) adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span>Sub-proses \u201cX\u201d dari Komponen Aplikasi \u201cA\u201d mengirimkan pesan permintaan ke Aplikasi B dengan parameter \u201cA.\u201d<\/span><\/li>\n<li><span>Sub-proses &#8220;B-1&#8221; dari Komponen Aplikasi &#8220;B&#8221; mendapatkan permintaan masuk dan kemudian (secara serempak) memanggil Komponen Aplikasi C, di mana Fungsi Aplikasi &#8220;Y&#8221; menerima permintaan, melakukan tindakan tertentu, dan kembali.<\/span><\/li>\n<li><span>Sub-proses lain &#8220;B-2&#8221; dari Komponen Aplikasi &#8220;B&#8221; mengirim pesan dengan parameter ke Komponen Aplikasi D dan menerima pengakuan.\u00a0Sub-komponen \u201cD\u201d dari Komponen Aplikasi \u201cD\u201d melakukan pemrosesan.<\/span><\/li>\n<li><span>Pesan jawaban dari Komponen Aplikasi B diterima oleh Komponen Aplikasi \u201cA.\u201d Seperti yang ditunjukkan di sini, kita dapat memodelkan kasus integrasi yang cukup kompleks dengan kombinasi elemen-elemen ini (Komponen Aplikasi, Proses Aplikasi dan Fungsi Aplikasi dan relasi (Pemicu, Alur). UML diagram urutan memiliki tujuan khusus sendiri dalam desain perangkat lunak, tetapi ArchiMate dapat digunakan dalam banyak tujuan pemodelan \u2013 juga dalam desain aplikasi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span>Salah satu aspek terpenting dari arsitektur perusahaan adalah integrasi aplikasi (EA).\u00a0Itulah mengapa berguna jika kita dapat menjelaskan bagaimana aplikasi mengalihkan data dan metode interaksi apa yang digunakan secara lebih rinci.\u00a0Berikut tautan ke buku &#8220;Pola Integrasi Perusahaan&#8221;, yang merupakan tempat yang fantastis untuk mulai belajar tentang pola integrasi.<\/span><\/p>\n<p><span>Gagasan yang sama untuk memanfaatkan hubungan dinamis ArchiMate Trigger and Flow, yang dapat digunakan untuk memodelkan pola pesan sinkron dan asinkron, digunakan secara berurutan dengan menyertakan pengguna akhir (gambar di bawah) (permintaan-tanggapan dan panggilan balik, juga publikasikan- berlangganan dll).<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"ETL-process_View\"><span>Tampilan proses ETL<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/etl-process-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/a758c7ee-41ba-44f4-9265-984dcad9b2c4.xml&amp;name=ETL-Process%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"EAI_ESB_View\"><span>Tampilan EAI \/ ESB<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/eai-or-esb-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/e53cecba-7325-4a11-b21c-e05fa07ad0b6.xml&amp;name=EAI%20%2F%20ESB%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Layered_View\"><span>Tampilan Berlapis<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_layered-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/ba6d1864-17c1-4d00-8cbf-84b7ca08af72.xml&amp;name=Layered%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Berlapis dapat digunakan sebagai diagram konteks ikhtisar area target.\u00a0Manfaat utama dari pendekatan ini adalah menunjukkan bagaimana aplikasi digunakan dalam proses bisnis dan layanan apa yang mereka sediakan.\u00a0Untuk memodelkan lapisan yang berbeda, diagram di atas menggunakan elemen Pengelompokan ArchiMate, sedangkan diagram di bawah menggunakan elemen Grup visual alat.<\/span><\/p>\n<p><span>ArchiMate memiliki 3 (tiga) lapisan, yaitu sebagai berikut: Ketiga lapisan tersebut adalah: 1) lapisan bisnis, 2) lapisan aplikasi, dan 3) lapisan teknologi.\u00a0Mereka biasanya diwarnai sebagai berikut: Kuning untuk Lapisan Bisnis, pirus untuk Lapisan Aplikasi, dan hijau untuk Lapisan Teknologi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_layered-view-2.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/c0a19796-b4f8-48cc-a6aa-ed2abc0b7c46.xml&amp;name=Layered%20View%202\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Application_Database_View\"><span>Tampilan Aplikasi &amp; Basis Data<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Database adalah komponen penting dari arsitektur perusahaan secara keseluruhan organisasi.\u00a0Misalnya, \u201cDatabase klien\u201d, \u201cDatabase pelanggan\u201d, \u201cDatabase produk\u201d, dan seterusnya.\u00a0Alternatifnya, database dapat berupa kompilasi logis (dan fisik) dari semua tabel aplikasi (misalnya, &#8220;tabel Pelanggan&#8221;, &#8220;tabel Pesanan&#8221;, &#8220;tabel Faktur&#8221;, dan seterusnya), yang secara kolektif membentuk database.\u00a0Objek Data dapat digunakan untuk memodelkan basis data logis (gambar di bawah), menurut standar ArchiMate.\u00a0Bab 9.4.1 &#8220;Objek Data&#8221; menyatakan: &#8220;Contoh khas objek data adalah catatan pelanggan, database klien, atau klaim asuransi.&#8221;\u00a0\u201cPengecualian yang signifikan adalah ketika objek data digunakan untuk memodelkan kumpulan data dengan hanya satu instance, seperti database.\u00a0ArchiMate menyertakan sistem built-in pintar yang memungkinkan Anda menerapkan konsep yang sama ke beberapa level abstraksi (dan level detail).\u00a0Akibatnya, Objek Data, misalnya, dapat digunakan untuk mensimulasikan database logis, tabel database, struktur pesan (beralih di seluruh aplikasi), dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/database-modelling-considerations.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/3f0e4036-e1b9-442a-bf98-4f16a54ec7ed.xml&amp;name=Database%20Modelling%20Considerations\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Basis Data Sebagai Komponen Aplikasi<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_database-as-an-application-component.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/81b386b9-06b8-4921-830d-957d5da4250a.xml&amp;name=Database%20As%20an%20Application%20Component\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tingkat Abstraksi Basis Data:<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/database-abstraction-levels.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/d7df745a-3ee9-4e2a-b37b-fc37852ec673.xml&amp;name=Database%20Abstraction%20Levels\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Model Data:<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_data-model-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/47ae8779-20e0-4220-a0e4-2dafe6647098.xml&amp;name=Data%20Model%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Use_Case_View\"><span>Gunakan Tampilan Kasus<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>ArchiMate dapat digunakan untuk memeriksa kasus penggunaan dari sudut pandang fungsional aplikasi.\u00a0Seperti yang ditunjukkan dalam diagram di bawah ini, Use Cases (sebagaimana didefinisikan oleh UML) dapat dipetakan ke Application Services.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/use-case-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/6eccdc97-ffbf-421b-9b0f-30767c49adbd.xml&amp;name=Use%20Case%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Sebuah kasus penggunaan dapat dipecah menjadi dua kategori: kasus penggunaan bisnis dan kasus penggunaan sistem (alias kasus sistem).\u00a0Diagram di bawah ini menunjukkan bagaimana &#8220;kasus penggunaan utama&#8221; dapat diwakili oleh Layanan Bisnis, dengan kasus sistem berikutnya diwakili oleh Layanan Aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_use-case-view-example.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/23b342ff-4ed1-4f23-9976-c8345d293a70.xml&amp;name=Use%20Case%20View%20%28Example%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Ketika kasus penggunaan didefinisikan sebagai layanan aplikasi, mereka dapat digunakan sebagai bagian dari fungsi aplikasi target dalam diagram lain (seperti tampilan berlapis).\u00a0Dengan kata lain, layanan aplikasi mewakili perilaku aplikasi (fungsionalitas).\u00a0Lihat Buku Masak ArchiMate, tautan, untuk informasi lebih lanjut tentang analisis kasus penggunaan.<\/span><\/p>\n<h2><span id=\"Technology_Views\"><span>Tampilan Teknologi<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span>Tampilan Lapisan Arsitektur Teknologi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Infrastructure_View\"><span>Tampilan Infrastruktur<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Tampilan ini menggambarkan platform aplikasi.\u00a0Pola ini dapat digunakan untuk memodelkan pengaturan lingkungan run-time serta penyebaran aplikasi bisnis.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/infrastructure-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/9ce48eb4-2704-49ac-a743-a5fe03b77bba.xml&amp;name=Infrastructure%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Tampilan Infrastruktur (bersarang):<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/infrastructure-view-nesting.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/51708012-e496-4e94-9d58-e4232982a5bc.xml&amp;name=Infrastructure%20View%20%28nesting%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h2><span id=\"Implementation_and_Migration_Layer_Transformation_Architecture_Layer_Views\"><span>Lapisan Implementasi dan Migrasi \/ Tampilan Lapisan Arsitektur Transformasi<\/span><\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"Implementation_Roadmap_View\"><span>Tampilan Peta Jalan Implementasi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/implementation-roadmap-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/25b4db0e-c625-4912-af75-c82d8d570faf.xml&amp;name=Implementation%20Roadmap%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Kanban_View\"><span>Pemandangan Kanban<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_kanban-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/1c2663ea-b6b2-466c-ba51-5c7405569b1b.xml&amp;name=Kanban%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Papan Kanban adalah alat untuk memvisualisasikan pekerjaan dan proses.\u00a0Papan Kanban menggambarkan bagaimana kebutuhan pengembangan, epos, cerita pengguna, dan item lainnya mengalir dari backlog ke status siap (Selesai).\u00a0Bergantung pada volume dan luasnya skenario pengembangan, papan Kanban dapat digunakan untuk berbagai tujuan.\u00a0Misalnya, &#8220;Epik&#8221; dapat digunakan di tingkat EA, dan &#8220;Kisah Pengguna&#8221; atau &#8220;Persyaratan&#8221; dapat digunakan sebagai item pekerjaan di tingkat proyek.\u00a0Tergantung pada situasinya, perincian item tugas dapat bervariasi.<\/span><\/p>\n<h3><span id=\"Generic_View\"><span>Tampilan Umum<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/generic-view.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/34dd8d3c-aa40-4e99-ba13-0b7745d66165.xml&amp;name=Generic%20View\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Representasi yang disederhanakan ini dapat digunakan sebagai diagram konteks untuk layanan, program, atau proyek tertentu, misalnya.<\/span><\/p>\n<h2><span id=\"Extras\"><span>Ekstra<\/span><\/span><\/h2>\n<h3><span id=\"Context_Overview_The_Milky_Way_Map\"><span>Tinjauan Konteks \u2013 Peta Bima Sakti<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Ini adalah teknik untuk memvisualisasikan sebanyak mungkin dalam satu tampilan.\u00a0Lihat Peta Bima Sakti dengan ArchiMate untuk informasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_context-overview-E28093-the-milky-way-map.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/1c110fdd-14d7-475c-a9fc-c62304dbf920.xml&amp;name=Context%20Overview%20%E2%80%93%20The%20Milky%20Way%20Map\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Co-operation_View\"><span>Tampilan kerjasama<\/span><\/span><\/h3>\n<p><span>Seperti yang ditunjukkan dalam contoh diagram aliran data di bawah ini, lapisan dapat dicampur.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_application-co-operation-view-extended.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/0709eb3a-3f92-47b1-a049-eb5538809f0c.xml&amp;name=Application%20Co-operation%20View%20%28Extended%29\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<h3><span id=\"Metamodel\"><span>metamodel<\/span><\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/16\/2022\/03\/1_metamodel.png\" \/><\/p>\n<p><a class=\"edit-template-v1\" href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/app\/diagrams\/#diagram:proj=0&amp;type=ArchiMateDiagram&amp;gallery=\/repository\/8d8fde1e-37da-45d7-9376-9453e76d6009.xml&amp;name=Metamodel\"><span>EDIT DIAGRAM ARCHIMATE INI<\/span><\/a><\/p>\n<p><span>Contoh-contoh ini dibuat dengan\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/\"><span>Visual Paradigm Online<\/span><\/a><span>\u00a0.<\/span><\/p>\n<h2><span id=\"Other_Resources\"><span>Sumber Daya Lainnya<\/span><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/pubs.opengroup.org\/architecture\/archimate3-doc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span>Spesifikasi ArchiMate 3.1<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/diagrams\/templates\/archimate-diagram\/\"><span>Alat diagram ArchiMate \u2013 Paradigma Visual (Online)<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/features\/archimate-tools\/\"><span>Alat pemodelan ArchiMate \u2013 Paradigma Visual (Desktop)<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":5021,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-4905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-enterprise-architecture","loop-entry","clr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-08T11:29:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-19T09:57:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vpjick\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpjick\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"38 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/\",\"name\":\"Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png\",\"datePublished\":\"2022-03-08T11:29:42+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-19T09:57:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/9523fd215405a2ff7d083811f1dd7cee\"},\"description\":\"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png\",\"width\":\"1059\",\"height\":\"654\",\"caption\":\"Contoh ArchiMate\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh ArchiMate\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\",\"name\":\"Visual Paradigm Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/9523fd215405a2ff7d083811f1dd7cee\",\"name\":\"vpjick\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea00182e3e3255bddb24e6686fb0a7b0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea00182e3e3255bddb24e6686fb0a7b0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vpjick\"},\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpjick\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog","description":"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog","og_description":"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.","og_url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/","og_site_name":"Visual Paradigm Blog","article_published_time":"2022-03-08T11:29:42+00:00","article_modified_time":"2022-04-19T09:57:56+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"vpjick","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpjick","Estimasi waktu membaca":"38 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/","name":"Contoh ArchiMate - Visual Paradigm Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png","datePublished":"2022-03-08T11:29:42+00:00","dateModified":"2022-04-19T09:57:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/9523fd215405a2ff7d083811f1dd7cee"},"description":"In this article, you will see a rich collection of ArchiMate examples views, organized into a layered framework following the ArchiMate standard. These ArchiMate views demonstrate how ArchiMate elements can be used. Some of the examples can be used as design patterns.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#primaryimage","url":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png","contentUrl":"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/repository\/images\/bf01a7ec-35fa-408d-b842-b7f3a4aa1273\/archimate-diagram-design\/customer-journey-map-view.png","width":"1059","height":"654","caption":"Contoh ArchiMate"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/archimate-examples\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh ArchiMate"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/","name":"Visual Paradigm Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/9523fd215405a2ff7d083811f1dd7cee","name":"vpjick","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea00182e3e3255bddb24e6686fb0a7b0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea00182e3e3255bddb24e6686fb0a7b0?s=96&d=mm&r=g","caption":"vpjick"},"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpjick\/"}]}},"modified_by":"vpwing","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4905"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7510,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4905\/revisions\/7510"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}