{"id":8921,"date":"2022-10-25T17:21:16","date_gmt":"2022-10-25T09:21:16","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?p=8921"},"modified":"2022-10-25T17:21:25","modified_gmt":"2022-10-25T09:21:25","slug":"haruskah-saya-menggunakan-png-atau-jpg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/","title":{"rendered":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?"},"content":{"rendered":"<p>Saat kita membuat, kita biasanya perlu menambahkan gambar ke dalamnya.\u00a0Format gambar yang paling umum adalah JPG dan PNG.\u00a0dalam hal ini, kita harus mempelajari lebih lanjut tentang kedua format ini dan memilih yang tepat saat membuat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11373\" title=\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\" alt=\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?\" width=\"460\" height=\"270\" \/><\/p>\n<h1><span id=\"Understand_more_about_the_image_format\">Pahami lebih lanjut tentang format gambar<\/span><\/h1>\n<h2><span id=\"What_is_JPG\">Apa itu JPG?<\/span><\/h2>\n<p>JPG, yang sekarang juga bernama JPEG, adalah singkatan dari Joint Photographic Experts Group.\u00a0JPEG biasanya mendukung kompresi 10:1 tanpa buram.\u00a0Ini adalah format gambar digital yang paling umum digunakan saat ini.<\/p>\n<h2><span id=\"What_is_PNG\">Apa itu PNG?<\/span><\/h2>\n<p>PNG adalah singkatan dari Portable Network Graphics, yang mendukung perubahan gambar dan transparansi berbasis palet.\u00a0Dapat digunakan untuk kompresi data lossless, sehingga kualitasnya relatif lebih tinggi.\u00a0Ini dikembangkan untuk menggantikan GIF.\u00a0karena dirancang untuk digunakan untuk konversi gambar melalui internet, bukan untuk pencetakan, ini tidak mendukung ruang warna non-RGB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11374\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-2-1.png\" alt=\"\" width=\"219\" height=\"182\" \/>\u00a0\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11376\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Copy-of-Page-2-1.png\" alt=\"\" width=\"219\" height=\"182\" \/><\/p>\n<h1><span id=\"Comparison_between_JPG_and_PNG\">Perbandingan antara JPG dan PNG<\/span><\/h1>\n<h2><span id=\"Compression_vs_File_Size\">Kompresi vs Ukuran File<\/span><\/h2>\n<p>Seperti disebutkan di atas, PNG mendukung kompresi data lossless, sementara JPG mungkin kehilangan sebagian kualitas gambar.\u00a0Dalam hal ini, ukuran file gambar PNG akan lebih besar daripada JPG.\u00a0Adalah poin penting jika ada batasan ukuran gambar.<\/p>\n<h2><span id=\"Transparency\">Transparansi<\/span><\/h2>\n<p>Hanya PNG yang mendukung kontrol transparansi gambar.\u00a0JPG perlu memiliki warna dasar, sehingga mempengaruhi penggunaannya dalam tujuan yang berbeda, seperti desain, karena warna latar belakang mungkin tidak sesuai dengan desain.\u00a0Di sisi lain, PNG mendukung latar belakang transparan sehingga dapat digunakan untuk menyimpan elemen yang tajam dan spesifik, yang dapat langsung ditempatkan di latar belakang yang berbeda tanpa tambahan edisi di latar belakang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11381\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-3-1.png\" alt=\"\" width=\"504\" height=\"238\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span id=\"When_should_we_use_JPG_or_PNG\">Kapan kita harus menggunakan JPG atau PNG<\/span><\/h1>\n<h2><span id=\"When_to_use_JPG\">Kapan menggunakan JPG<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Foto asli<\/strong>\u00a0\u2013 Saat mengompresi JPG, ada sedikit keburaman, dan keburaman itu membuat garis antara objek dan latar belakang lebih kabur, sehingga gambar lebih realistis.<\/li>\n<li><strong>Ukuran file terbatas<\/strong>\u00a0\u2013 Jika ada batasan pada gambar yang diminta, JPG yang lebih kecil dapat membantu kami mengontrol ukuran file desain.\u00a0Selain itu, ukuran file juga mempengaruhi waktu pemuatan gambar, sehingga penggunaan JPG dapat mengurangi waktu pemuatan, yang dapat meningkatkan pengalaman membaca media seperti situs web atau aplikasi.<\/li>\n<li><strong>Ruang Warna<\/strong>\u00a0\u2013 Seperti disebutkan di atas, PNG tidak mendukung CMYK, yang merupakan ruang warna umum yang digunakan untuk pencetakan.\u00a0Oleh karena itu, harap gunakan JPG daripada PNG saat kami menyiapkan bahan untuk dicetak.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span id=\"When_to_use_PNG\">Kapan menggunakan PNG<\/span><\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Transparansi diperlukan<\/strong>\u00a0\u2013 Jika kita ingin menyimpan elemen atau karya dasar grafis, transparansi sangat membantu saat mendesain gambar.\u00a0Dalam hal ini, memilih Simpan sebagai PNG dapat membantu kita menyimpan gambar dengan latar belakang transparan.<\/li>\n<li><strong>Edisi diperlukan<\/strong>\u00a0\u2013 Karena PNG mendukung kompresi data lossless, kualitas gambar tidak akan terpengaruh setelah edisi berkelanjutan.<\/li>\n<\/ul>\n<h1><span id=\"More_about_JPG_and_PNG\">Lebih lanjut tentang JPG dan PNG<\/span><\/h1>\n<h3><span id=\"Storing_animation\">Menyimpan animasi<\/span><\/h3>\n<p>Baik JPG dan PNG tidak mendukung animasi penyimpanan.\u00a0Meskipun PNG dikembangkan untuk menggantikan GIF, itu tidak mendukung animasi seperti GIF, yang mendukung animasi pendek dan resolusi rendah, dan biasanya digunakan dalam desain web.\u00a0Berdasarkan PNG, APNG dikembangkan untuk menyimpan gambar animasi.\u00a0Ini juga mendukung penyimpanan animasi dengan latar belakang transparan, yang tidak dapat dilakukan GIF.\u00a0Meskipun semakin banyak perangkat lunak dan browser yang mendukung penggunaan APNG, implementasinya kurang dari JPG dan PNG.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11386\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-5-1.png\" alt=\"\" width=\"223\" height=\"164\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span id=\"VP_Online_PDF_editor_support_both_JPG_and_PNG\">Editor PDF VP Online mendukung JPG dan PNG<\/span><\/h1>\n<p>Karena JPG dan PNG cocok untuk situasi yang berbeda.\u00a0Dalam hal ini, penting bahwa alat ini mendukung kedua format gambar, sementara VP Online dapat melakukannya!\u00a0Melalui\u00a0<a href=\"https:\/\/online.visual-paradigm.com\/online-pdf-editor\/\">Visual Paradigm Online PDF Editor<\/a>\u00a0, kita dapat menyisipkan gambar JPG dan PNG sesuai dengan kebutuhan kita.\u00a0Mari kita coba sekarang!<\/p>\n<p>Di editor PDF, masukkan gambar dengan tombol di sebelah kiri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11388\" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cap-Time-0_00_5318aedgszdeg.jpg\" alt=\"\" width=\"407\" height=\"271\" \/><\/p>\n<p>Kami kemudian dapat mengimpor gambar ke editor kami sesuka kami, termasuk JPG dan PNG.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-11389 \" src=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Pasted-12.png\" width=\"602\" height=\"453\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat kita membuat, kita biasanya perlu menambahkan gambar ke dalamnya.\u00a0Format gambar yang paling umum adalah JPG dan PNG.\u00a0dalam hal ini, kita harus mempelajari lebih lanjut tentang kedua format ini dan memilih yang tepat saat membuat. Pahami lebih lanjut tentang format gambar Apa itu JPG? JPG, yang sekarang juga bernama JPEG, adalah singkatan dari Joint Photographic [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":8924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[49],"tags":[],"class_list":["post-8921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pdf-editing","loop-entry","clr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saat kita membuat, kita biasanya perlu menambahkan gambar ke dalamnya.\u00a0Format gambar yang paling umum adalah JPG dan PNG.\u00a0dalam hal ini, kita harus mempelajari lebih lanjut tentang kedua format ini dan memilih yang tepat saat membuat. Pahami lebih lanjut tentang format gambar Apa itu JPG? JPG, yang sekarang juga bernama JPEG, adalah singkatan dari Joint Photographic [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Visual Paradigm Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-25T09:21:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-25T09:21:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vpwing\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpwing\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/\",\"name\":\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\",\"datePublished\":\"2022-10-25T09:21:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-25T09:21:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/c07f4ea62484ed2b45048b497319b5e6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png\",\"width\":\"600\",\"height\":\"352\",\"caption\":\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/\",\"name\":\"Visual Paradigm Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/c07f4ea62484ed2b45048b497319b5e6\",\"name\":\"vpwing\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bb01b223d7553fc808e19e5097a6c173?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bb01b223d7553fc808e19e5097a6c173?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vpwing\"},\"url\":\"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpwing\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog","og_description":"Saat kita membuat, kita biasanya perlu menambahkan gambar ke dalamnya.\u00a0Format gambar yang paling umum adalah JPG dan PNG.\u00a0dalam hal ini, kita harus mempelajari lebih lanjut tentang kedua format ini dan memilih yang tepat saat membuat. Pahami lebih lanjut tentang format gambar Apa itu JPG? JPG, yang sekarang juga bernama JPEG, adalah singkatan dari Joint Photographic [&hellip;]","og_url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/","og_site_name":"Visual Paradigm Blog","article_published_time":"2022-10-25T09:21:16+00:00","article_modified_time":"2022-10-25T09:21:25+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"vpwing","twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpwing","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/","name":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG? - Visual Paradigm Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png","datePublished":"2022-10-25T09:21:16+00:00","dateModified":"2022-10-25T09:21:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/c07f4ea62484ed2b45048b497319b5e6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png","contentUrl":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/JPG-or-PNG-Page-1-1.png","width":"600","height":"352","caption":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/should-i-use-png-or-jpg\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Haruskah saya menggunakan PNG atau JPG?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/","name":"Visual Paradigm Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/c07f4ea62484ed2b45048b497319b5e6","name":"vpwing","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bb01b223d7553fc808e19e5097a6c173?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bb01b223d7553fc808e19e5097a6c173?s=96&d=mm&r=g","caption":"vpwing"},"url":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/author\/vpwing\/"}]}},"modified_by":"vpwing","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8921"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8925,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8921\/revisions\/8925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}