Panduan Pemula untuk Diagram Ketahanan dengan Visual Paradigm Online
Pendahuluan
Diagram ketahanan merupakan alat yang berharga dalam rekayasa perangkat lunak untuk memodelkan interaksi antara bagian-bagian berbeda dari sistem perangkat lunak. Mereka membantu Anda memahami bagaimana komponen atau objek yang berbeda dalam sistem bekerja sama untuk mencapai fungsi tertentu. Dalam panduan pemula ini, kami akan memperkenalkan Anda pada diagram ketahanan dan menunjukkan cara membuatnya menggunakan Visual Paradigm Online, alat diagram online yang kuat.
Apa itu Diagram Ketahanan?
Diagram ketahanan adalah model dinamis yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara aktor eksternal (misalnya, pengguna, sistem lain, atau perangkat) dan komponen atau objek internal dari sistem perangkat lunak. Diagram ini berfokus pada fungsi tingkat tinggi dari sistem dan membantu Anda memvisualisasikan bagaimana sistem merespons rangsangan eksternal.

Unsur-unsur utama dari diagram ketahanan meliputi:
- Aktor:Ini mewakili entitas eksternal yang berinteraksi dengan sistem. Aktor bisa berupa pengguna, sistem eksternal, atau elemen apa pun di luar batas sistem.
- Objek:Diagram ketahanan biasanya melibatkan tiga jenis objek:
- Objek Entitas:Mewakili data atau informasi dunia nyata yang disimpan dan dimanipulasi oleh sistem.
- Objek Kontrol:Mewakili logika dan alur kontrol dalam sistem, seringkali sesuai dengan kasus penggunaan atau operasi.
- Objek Batas:Mewakili antarmuka antara sistem dan aktor eksternal, menangani input dan output.
- Asosiasi:Panah atau garis yang menghubungkan aktor dan objek, menunjukkan interaksi atau hubungan di antara mereka.
Membuat Diagram Ketahanan dengan Visual Paradigm Online
Visual Paradigm Online adalah alat yang sangat baik untuk membuat diagram ketahanan. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat diagram ketahanan Anda sendiri:
- Masuk atau Buat Akun:Jika Anda belum memiliki akun, daftar untuk Visual Paradigm Online atau masuk jika Anda sudah memiliki akun.
- Mulai Proyek Baru:
- Klik pada “Proyek Baru.”
- Pilih “Kasus Penggunaan & Persyaratan” di bawah bagian “Rekayasa Perangkat Lunak.”
- Buat Diagram Kasus Penggunaan:
- Setelah Anda masuk ke dalam proyek, klik tombol “+ Diagram.”
- Pilih “Diagram Kasus Penggunaan” dari pilihan yang tersedia.
- Tambahkan Aktor dan Objek:
- Di bilah samping kiri, temukan ikon “Aktor” dan “Objek”, lalu seret ke dalam diagram Anda.
- Ubah nama aktor dan objek untuk mewakili entitas eksternal dan berbagai jenis objek (entitas, kontrol, batas).
- Hubungkan Aktor dan Objek:
- Gunakan panah “Asosiasi” (ditemukan di sidebar kiri) untuk menghubungkan aktor dan objek.
- Panah ini mewakili interaksi antara aktor dan objek.
- Tentukan Hubungan:
- Klik dua kali pada asosiasi untuk menentukan jenis interaksi atau hubungan antara aktor dan objek.
- Batas Sistem:
- Secara opsional, Anda dapat menggambar persegi panjang di sekitar aktor, objek entitas, objek kontrol, dan objek batas untuk menunjukkan batas sistem.
- Simpan Diagram Anda:
- Klik tombol “Simpan” untuk menyimpan pekerjaan Anda.
Pelajari dengan Contoh Menggunakan Templat
Visual Paradigm Online menawarkan kumpulan besar templat untuk berbagai jenis diagram, termasukdiagram ketahanan. Untuk mempelajari lebih lanjut dan mendapatkan inspirasi, Anda dapat
- Akses Templat:
- Dari dasbor utama, klik pada “Templat” untuk menjelajahi berbagai templat siap pakai.
- Pilih Templat Diagram Ketahanan:
- Telusuri templat yang tersedia atau gunakan bilah pencarian untuk menemukan templat diagram ketahanan.
- Sesuaikan dan Pelajari:
- Buka sebuah templat untuk mempelajari strukturnya dan sesuaikan untuk proyek Anda sendiri.
- Anda dapat mengubah aktor, objek entitas, objek kontrol, objek batas, dan asosiasi agar sesuai dengan sistem khusus Anda.
Kesimpulan
Diagram ketahanan adalah alat yang kuat untuk memahami bagaimana sistem perangkat lunak berinteraksi dengan aktor eksternal dan objek internal dari berbagai jenis. Visual Paradigm Online memudahkan pemula untuk membuat diagram ketahanan dan menawarkan berbagai templat untuk dipelajari. Mulailah menggunakan diagram ketahanan untuk meningkatkan desain perangkat lunak dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Selamat merancang!












